Anak Muda dan Jakarta

17.43

Jakarta adalah Ibukota dari Negara Indonesia. Jakarta, sering disebut kota metropolitan semua yang anda cari dapat di temukan disana. Jakarta adalah pusat dari segala pusat di Indonesia. Baik pemerintahan, bisnis, pendidikan sampai trend hidup. Sangat melekat kesan jakarta dengan sosialita. Sosialita adalah golongan elite jetset di daerah jakarta yang terdiri dari Eksmud-Eksmud Jakarta dan anak-anak dari pengusaha ternama. Sedikit level di bawahnya, AGJ atau yang sedang merebak di dekade ini, Anak Gaul Jakarta.


Mungkin, orang tua mulai was-was membesarkan anaknya di Jakarta karena pergaulan yang sangat bebas bahkan bisa di bilang liberal. Jakarta, dengan luas wilayah 661,52 meter persegi begitu menggoda para anak muda. Bahkan, kota-kota lain menjadikan anak muda jakarta sebagai "panutan" mereka. Mulai dari bergaya, berprilaku, bahasa dan pergaulan.

Jakarta sekarang ini tidak bisa di bilang 661,52 meter persegi lagi wilayahnya. Secara harfiah memang begitu namun, Tanggerang, Bintaro, Bekasi dan daerah sekeliling Jakarta sudah selayaknya disebut bagian dari Jakarta. Karena, adanya keterkaitan dan simbiosis mutualisme di dalamnya. Seperti gagasan yang pernah Bapak Sutiyoso sampaikan pada era kepemimpinan Jakarta di tangan dia akan adanya Megapolitan yaitu Jakarta Depok Tanggerang Bekasi dan Cibubur. Namun sayangnya gagasan itu tidak terlaksana.

Kehidupan anak muda jakarta sangatlah bisa di bilang nyentrik. Sudah lazim anak SMA mengendarai mobil ke sekolah yang jika di nilai harganya sama dengan gaji 4 tahun Fresh Graduate di sebuah perusahan swasta. Gadget yang seri keluaran terbaru. Baju-baju Branded Top to toe. Seolah-olah mereka menunjukan persaingan yang tersirat bahwa gue yang paling oke.

Hal tersebut, menjadi sebuah euporia tersendiri untuk mereka. Hedonism adalah hal yang biasa bagi Anak Muda di Jakarta. Uang berhamburan untuk hanya sekedar segelas kopi di tiap sore setelah pulang sekolah sudah hal yang lazim.


Hal yang paling miris adalah, ketika anak muda seluruh Indonesia menilai Jakarta adalah trend setter mereka. Berbondong-bondong mereka ke jakarta dan merasa paling gaul paling oke dan keren. Sedangkan niat awal adalah kuliah dan lupa akan hal itu.... Miris.


Anak Muda dan Jakarta

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images

Google+ Followers