Si loper koran

22.28

Siang itu cukup panas untuk daerah seperti Bandung. Hari itu rutinitas berjalan seperti biasa, ke kampus pagi hari mengikuti kelas dan selesai. Jika ada rapat-rapat kepanitian dapat di lanjutkan. Kebetulan kelas berakhir jam 10.00 dan ada rapat kepanitian jam 13.00. Jadilah saya, ke arah PAAP untuk sekedar cari jajanan.

Setelah cari makan saya pun beranjak kembali ke kampus, di sisi kanan saya ada seorang bapak-bapak tua tengah duduk kelelahan, sambil membawa dagangannya. Koran. Ya, beliau seorang loper koran. Ia menawarkan dagangannya pada saya, saya pun menghampiri dan berniat untuk membeli kompas. Sampai sana, tidak ada koran yang saya cari namun, melihat bapak ini sungguh ramah tidak annoying seperti para pedagang lainnya saya pun membeli suatu koran lokal kota Bandung

"Pak berapaan ini ?" kata saya, dia balas "seribu lima ratus aja neng". Saya kasihlah uang dua ribu, bermaksud untuk sedikit sedekah saya bilang ke bapak itu, "sudah pak kembaliannya ambil saja" ia pun membalas "Nuhun neng".

Saya bergegas ke kampus dan menunggu teman-teman lain di pendopo, ketika saya ingin membaca koran tersebut tercantum lah harga koran yang tidak saya perhatikan ketika saya membeli. Tertulis, "Rp2000". Saya kaget bukan main, kenapa bapak ini memberi saya harga 1500 apakah dia tidak rugi ?
Saya sangat sedih.

Hal ini, hanya hal kecil namun cukup mengetuk pintu hati saya. Semoga bapak itu di berikan Barrokah dari Allah. Amin.

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images

Google+ Followers